Sabtu, 09 Februari 2008


Resensi Buku

Kisah Manusia dengan 24 Kepribadian

Oleh: Moh. Yasin*)

Judul Buku : 24 Wajah Billy

Judul Asli : The Mind of Billy Milligan

Penulis : Daniel Keyes

Penerjemah : Miriasti dan Meda Satrio

Penerbit : Qanita, Bandung

Cetakan : Pertama, Juli 2005

Tebal : xiv + 365 halaman

Dibebaskannya Wlliam Stanley Milligan atau Billy pada tahun 1970-an oleh Pengadilan Amerika, atas berbagai tuduhan tindak kriminal serius, tidak hanya menjadi bahan kajian dan headline diberbagai media di seputar dunia. Billy menjadi orang pertama dalam sejarah Amerika yang dianggap tidak bersalah dan dibebaskan dari berbagai tuduhan kriminal berat dengan alasan kegilaan atau memiliki kepribadian majemuk, oleh pengadilan Amerika.

Billy dianggap tidak memiliki kendali atas berbagai tindakan oleh pribadi-pribadi dalam dirinya. Kevin adalah pribadi dalam diri Billy yang menjadi otak sebuah perampokan di toko obat. Adalana adalah pribadi yang memakai tubuh Billy untuk melakukan penculikan dan pemerkosaan tiga wanita di kampus OSU (Ohio State University). Dua dari dua puluh empat kepribadian Billy inilah yang mengakibatkan Billy ditahan oleh kepolisian Amerika.

Pada masa proses peradilan para psikeater dari Southwest Community Mental Health Center dan rumah sakit Harding, pengacara, serta pihak kepolisian yang ditugaskan menangani Billy telah menemukan sepuluh kepribadian dalam diri Billy. Berbagai temuan kepribadian itu kemudian dikukuhkan dalam kesaksian di pengadilan oleh empat orang psikiater dan satu orang psikolog di bawah sumpah, yaitu Dr. Harding, Dr. Turner, Dr. Karolin, Dr. Wilbur dan sang penuntut Yavitch. Sehingga Billy dibebaskan dari semua tuduhan tindak kriminal, karena dianggap tidak memiliki kendali diri saat melakukan tindak kejahatan. Billy kemudian dikirim ke berbagai rumah sakit jiwa.

Bagaimana proses terjadinya split of personality atau perpecahan kepribadian dalam tubuh Billy?, Bagaimana Billy menjalani kehidupan dengan 24 kepribadian yang meminjam tubuhnya?, Serta bagaimana dia keluar dari penderitaannya?. Adalah pertanyaan-pertanyaan yang coba dijawab dalam novel yang semula berjudul The Mind of Billy Milligan ini, yang ditulis oleh Daniel keyes, seorang penulis kelahiran New York, yang pada tahun 1998 telah memperoleh penghargaan “distinguished Alumnus Medal of Honor” dari Brooklyn College.

Keyes menulis kisah nyata kehidupan Billy dengan dua puluh empat kepribadiannya ini atas tawaran Dr. David Caul, dan atas persetujuan dari Billy atau Milligan sendiri, setelah Billy membaca salah satu karyanya. Semua bahan novelnya ini dia dapat dari Milligan setelah Milligan terfusi.

Keyes menggunakan tiga bagian untuk mengisahkan 24 kepribadian Billy, pertama masa galau, yaitu mengkisahkan tentang proses ditangkapnya Billy oleh pihak kepolisian dan munculnya sepuluh kepribadian pada masa proses penahanan di kepolisian. Kedua, menjadi Sang Guru, mengkisahkan kepribadian-kepribadian baru yang muncul setelah Billy terfusi. Ketiga, usai kemelut, yang menceritakan tentang kondisi Billy yang mulai terkendali dan mulai mengetahui tentang kebenaran.

Kelihaian Keyes dalam merangkai kata-kata untuk mengisahkan 24 kepribadian Billy benar-benar mampu melukiskan secara tepat dan memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan publik tentang kontroversi kebebasan Billy dari pengadilan Amerika. Ketika pertama kali terbit, novel Keyes ini telah mampu memikat ribu-an pembaca, mendapatkan respon dan komentar dari berbagai kalangan. Flora Rheta Schreiber, penulis buku Sybil mengagumi buku ini dan mengomentari dengan ungkapan “benar-benar membuat shock”. Novel ini juga sempat menjadi nominasi best true crime category ‘Edgar Award’ dari The Mystery Writers of America.

Selain menulis buku yang berjudul 24 Wajah Billy ini, empat karya Keyes lainnya telah mengantarkan namanya kepenjuru dunia. Di antaranya Flowers for AlGernon (1966), The Touch (1968), The Fifth Sally (1980), dan Until Death (1994). Khusus novel pertamanya The Flowers for Algernon telah difilmkan dengan judul Charly, memenangi berbagai penghargaan dan menjadi bahan kajian di seluruh sekolah dan akademi di Amerika. Cliff Robertson yang menjadi aktor dalam film Charly, telah meraih Oskar.

Keyes mengerjakan novel ini bersama Milligan selama dua tahun, dalam proses penulisan rasa putusasa pernah terlintas dibenaknya, karena kondisi Billy yang begitu buruk dan tidak mungkin bisa menceritakan tentang dirinya. Namun, Keyes kembali semangat ketika kepribadian Billy mulai melebur atau terfusi. Dalam keadaan terfusi Milligan memiliki ingatan yang kuat tentang sosok-sosok kepribadian dalam dirinya. Di mana Billy Terfusi saat muncul sosok kepribadian yang menamakan diri sebagai Sang Guru, dari tubuh Billy. Dari sosok pribadi Sang Guru itulah Keyes memperoleh berbagai kepribadian lainnya, pribadi-pribadi baru-pun mulai dia temukan dari Billy. Tidak tanggung-tanggunga 24 kepribadian dia dapatkan dari dalam tubuh Billy, saat Billy terfusi. Yang muncul dari sosok hasil peleburan seluruh kepribadian Billy.

Kepribadian Billy melebur atau terfusi ketika dirawat oleh Dr. David Caul di Athens Mental Health Center. 14 dari 24 kepribadian yang berbeda-beda muncul saat Billy dirawat oleh Dr. David Caul. Di antaranya April 19 tahun, perempuan berlogat Boston yang selalu meracik rencana untuk balas dendam terhadap ayah tirinya. Jason 13 tahun, si katup penyalur tekanan, ia pembawa pergi berbagai kenangan buruk melalui reaksi histeris dan amukan, sehingga mengakibatkan tokoh lainnya mengalami amnesia. Samuel 18, penganut agama Yahudi ortodoks. Mark 16 tahun, seorang pekerja yang tidak akan bekerja jika tidak diperintah. Serta Wlliam Stanley Milligan (Billy) 26, sosok Billy asli yang disebut dengan unfused Billy (Billy yang belum terfusi) atau “Billy-U” dan sebagainya.

Dari dua puluh empat kepribadian dalam diri Billy, Sang Guru, 26 adalah pribadi yang mengakui bahwa dirinya adalah Billy yang seutuhnya, dan menyebut pribadi yang lainnya sebagai “android (manusia robot) buatanku”. Dan Sang Guru adalah pribadi Billy yang mengajari keahlian dan keterampilan tertentu 23 kepribadian Billy lainnya. Dari pribadi Sang Guru inilah novel ini tertulis, karena pribadi Sang Guru memiliki ingatan yang kuat dan kecerdasan yang lebih dibanding kepribadian-kepribadian lainnya saat Billy terfusi.

Sebelum mendapatkan perawatan dari Dr. David Caul di Athens Mental Health Center. Billy sempat mendapatkan perawatan dari Dr. Cornelia Wilbur seorang psikiater tersohor, yang berhasil menyembuhkan Sybil (perempuan dengan 16 kepribadian). Billy juga sempat dirawat di Lima State Hospital For the Criminally Insane (sebuah rumah sakit negeri khusus untuk perilaku tindak kriminal yang tidak waras).

Setelah mendekam selama satu dekade di berbagai rumah sakit jiwa, Pada tahun 1998 Billy dibebaskan. Saat ini Billy tinggal di Califoenia, sedang membuat film yang mengkisahkan tentang kehidupannya sendiri dengan judul The Crowded Romm disutradarai oleh Joel Schumacher. Sampai sekarang Billy masih berkepribadian majemuk.

Dalam ranah ilmu kedokteron atau-pun kajian psikologi, penyakit Split of Personality (perpecahan kepribadian) atau kepribadian majemuk bukanlah hal baru, Billy juga bukan penderita pertama. Dan kisah Keyes ini juga bukanlah kisah yang baru atau pertama. Pada tahun 1960-an seorang perempuan memiliki 16 kepribadian dan berhasil disembuhkan oleh Dr. Wilbur. Dia adalah Sybil, kehidupannya telah dikisahkan oleh Flora Rheta Schreiber dengan judul buku Sybil (1973). Meski bukan hal yang baru, kisah 24 kepribadian Billy ini menjadi sesuatu yang sangat berharga dan menggairahkan untuk dibaca bagi siapa-pun, terutama bagi para dokter, psikiater dan psikolog.

*) Moh Yasin, Peminat sastra tinggal di Jogjakarta

Alamat : Wisma Tiga Kelapa, Sapen Gk I / 486 Jogjakarta 55221

Email : yasin_md2002@plasa.com

No Hp : 081578054879

No Rek. Bank Lippo (Jogyakarta-K.Kas. Kusumanegara) 974-10-04611-0 (a.n) Moh. Yasin

0 comments:

Social Networker

Recent Comments

Community Answers

Share It

Twitter Updates

Follow by Email

Flickr Photostream